Musprovlub Muaythai Babel Digelar, KONI Dorong Kepengurusan Definitif dan Fokus Prestasi

Pangkalpinang, BANGKATERKINI – Pergelaran Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlangsung pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membentuk kepengurusan definitif sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi Muaythai di Negeri Serumpun Sebalai.
Diketahui, PLT Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yamowa'a Harefa.
Musprovlub dihadiri Plt Ketua Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yamowa'a Karena, perwakilan KONI Bangka Belitung, Adet Mastur, serta perwakilan Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Lanyala Mattalitti yang diwakili Koordinator Wilayah Barat I, Ahmad Bachtiar.
Dalam sambutannya, Adet Mastur menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan organisasi agar tidak lagi terjadi dualisme kepengurusan yang dapat menghambat pembinaan olahraga.
"Hari ini kita memilih ketua cabang olahraga. Di bawah KONI Babel ada 37 cabang olahraga dan salah satunya adalah Muaythai. Informasi yang kami terima sebelumnya, Muaythai Babel sempat dinonaktifkan, termasuk kepengurusan kabupaten dan kota. Namun tidak lama kemudian muncul surat kepada KONI. Mudah-mudahan hari ini terbentuk kepengurusan definitif di tingkat provinsi," ujarnya.
Menurut Adet, perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi tradisi yang berlarut-larut hingga memunculkan dualisme.
"Semua harus definitif dan tidak ada dualisme kepengurusan. Ada beberapa cabang olahraga yang mengalami hal serupa dan kami berharap segera selesai agar organisasi bisa bekerja dengan baik untuk kemajuan olahraga," katanya.
Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran olahraga di Bangka Belitung pada tahun 2026. Saat ini, anggaran KONI Babel hanya sekitar Rp500 juta yang dinilai bahkan belum mencukupi kebutuhan operasional.
"Kami mohon maaf karena tahun ini belum bisa berbuat banyak untuk membantu cabang olahraga akibat keterbatasan anggaran. Namun kita harus tetap bersama-sama menghidupkan dan memajukan olahraga dengan sumber daya yang ada. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama," jelasnya.
Adet menambahkan, KONI Babel dalam waktu dekat akan melakukan pendataan atlet, wasit, juri dan pelatih di seluruh Bangka Belitung sebagai bagian dari upaya pembinaan olahraga yang lebih terstruktur.
Terkait agenda olahraga daerah, ia menyebut Muaythai belum dapat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Namun pihaknya berharap cabang olahraga tersebut dapat berpartisipasi pada event-event berikutnya.
"Saya mendengar dalam Musprov ini tidak ada calon lain. Semoga ketua yang terpilih nantinya mampu menyusun program kerja yang baik, karena keberhasilan organisasi diukur dari program dan prestasi yang dicapai," tegasnya.
PBMI Tegaskan Hanya Ada Satu Kepengurusan Muaythai yang Sah
Sementara itu, Ketua Umum PBMI, Lanyala Mattalitti, melalui sambutan tertulis yang disampaikan Koordinator Wilayah Barat I Ahmad Bachtiar, menegaskan bahwa Musprovlub merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan.
"Hari ini adalah Musprov ketiga yang kami laksanakan. Dalam setiap organisasi, musyawarah provinsi merupakan proses alamiah yang menunjukkan adanya sirkulasi kepemimpinan dan keberlangsungan organisasi," ujarnya.
Lanyala menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung akibat agenda yang bersamaan di Jakarta. Namun ia menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musprovlub sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk menyongsong program kerja PBMI yang telah ditetapkan dalam Rakernas 2026.
Dalam kesempatan tersebut, PBMI kembali menegaskan bahwa hanya ada satu organisasi Muaythai yang sah di Indonesia, yakni di bawah kepengurusan PBMI yang diakui oleh pemerintah, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
"Jika ada pihak atau kelompok yang mengatasnamakan PBMI di luar kepengurusan yang sah, maka tidak perlu ditanggapi.
Penggunaan lambang, bendera dan identitas organisasi oleh pihak yang tidak berhak merupakan pelanggaran hukum dan sedang dikaji untuk langkah hukum lebih lanjut," tegasnya.
Ia juga meminta kepengurusan Muaythai Bangka Belitung yang terbentuk nantinya menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola organisasi yang profesional dan berintegritas.
Fokus Pembinaan dan Prestasi Atlet
PBMI menekankan bahwa organisasi olahraga tidak boleh dijadikan kendaraan politik maupun sarana mencari keuntungan pribadi. Fokus utama organisasi harus tertuju pada pembinaan atlet dan pencapaian prestasi.
"Kita harus bekerja keras, cepat, terukur dan dalam satu komando. Fokus kita memperkuat tata kelola organisasi, menjaga kualitas pembinaan dan meningkatkan prestasi. Muaythai Indonesia bukan kendaraan politik dan bukan ruang mencari keuntungan pribadi," katanya.
Menurutnya, agenda penting yang akan dihadapi dalam waktu dekat adalah berbagai kejuaraan nasional dan internasional, termasuk persiapan menuju ajang beladiri nasional serta SEA Games.
Lanyala berharap ketua terpilih nantinya memiliki visi kuat dalam membangun prestasi olahraga Muaythai di Bangka Belitung melalui pembinaan berjenjang.
"Saya berharap kepengurusan yang terpilih mampu melahirkan klub-klub baru dan masuk ke sekolah-sekolah untuk mencari bibit atlet potensial. Pembinaan harus berjalan seimbang dengan dukungan pendanaan. Tujuan akhirnya adalah mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bangka Belitung dan Indonesia," pungkasnya.
Musprovlub Muaythai Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan menjadi titik awal kebangkitan organisasi sekaligus memperkuat fondasi pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional.











