Camping Ground Tikus Emas

Pelajar SMAN 1 Namang Ikuti Aksi Tanam Mangrove Bersama TP PKK Babel

05, June 2026 - 07:48 AM
Reporter : adithan

BANGKA TENGAH, BANGKATERKINI – Delegasi SMAN 1 Namang ikut serta dalam aksi peduli keanekaragaman hayati melalui penanaman mangrove massal pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dipusatkan di Kawasan Wisata Mangrove Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Aksi lingkungan ini digelar untuk memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema "Terinspirasi oleh Alam, Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita" ini melibatkan total 300 peserta dari berbagai unsur. Agenda ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Bangka Tengah, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan BUMN/BUMD, serta kader TP PKK dari tingkat provinsi hingga desa.

Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan agenda persiapan. Acara resmi dibuka pukul 07.30 WIB melalui serangkaian prosesi, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, pembacaan doa, hingga penyampaian sambutan oleh Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ny. Noni Hidayat Arsani, M.Si., dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Tepat pukul 07.45 WIB, seluruh peserta langsung bergerak ke area pesisir untuk menanam bibit mangrove.

SMAN 1 Namang menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan dengan mengirimkan 10 pelajar dan 3 guru pendamping, yaitu Supriadi, S.Pd., Meidiyanto S.M., S.Pd., dan Mis Muharti, S.Si., M.Pd. Kepala SMAN 1 Namang, Bapak Yakob P.W., S.Pd., menyatakan rasa bangga atas keterlibatan aktif sekolah dalam agenda lingkungan hidup tingkat provinsi ini.

"Kami sangat bangga anak-anak dan guru pendamping dapat berkontribusi langsung dalam penanaman mangrove ini. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan laboratorium alam yang mengajarkan siswa mengenai tanggung jawab moral terhadap kelestarian bumi. Kami berharap pengalaman ini membentuk jiwa kepedulian yang membekas pada diri mereka," ungkap Yakob P.W., S.Pd.

Senada dengan Kepala Sekolah, Mis Muharti, S.Si., M.Pd., selaku Ketua Tim Adiwiyata SMAN 1 Namang, menegaskan bahwa keikutsertaan ini sangat relevan dengan program sekolah peduli dan berbudaya lingkungan. Aksi nyata ini diharapkan dapat memperkuat komitmen warga sekolah dalam menjaga ekosistem pesisir dari abrasi.

"Sebagai sekolah Adiwiyata, keterlibatan dalam penanaman mangrove ini mengukuhkan komitmen kami terhadap pelestarian keanekaragaman hayati. Penanaman mangrove adalah langkah strategis untuk mitigasi perubahan iklim. Kami ingin memastikan para siswa memahami fungsi ekologis mangrove dan mampu menjadi agen perubahan lingkungan di masyarakat," tutur Mis Muharti di lokasi kegiatan.

Antusiasme tinggi juga terpancar dari salah satu siswi SMAN 1 Namang yang ikut menanam bibit di lokasi, Siti Soleha. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena dapat turun langsung ke kawasan pesisir bersama para pejabat daerah dan penggiat lingkungan.

"Awalnya terasa melelahkan, tetapi rasa lelah itu hilang saat melihat ratusan bibit mangrove berhasil kita tanam bersama-sama. Saya pribadi merasa senang dan bangga bisa ikut serta. Melalui kegiatan ini, saya makin sadar bahwa menjaga garis pantai dari abrasi adalah tugas generasi kita demi masa depan yang lebih baik," kata Siti Soleha dengan penuh semangat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat pengamanan dari aparat setempat serta koordinasi intensif antara Panitia Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospmd) dengan Sekretariat PKK. Penanaman mangrove ini diharapkan menjadi stimulus berkelanjutan bagi pemulihan ekosistem pesisir di wilayah Bangka Belitung.


Fitri, S.Pd. (Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Namang)

Iklan Bangka Terkini