Camping Ground Tikus Emas

Mengapa Harus Don Kancil?

08, June 2026 - 02:15 AM
Reporter : adithan
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus
Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus

Mengapa Harus Don Kancil?

Oleh: Firdaus

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).


Panggung politik nasional selalu dipenuhi hiruk-pikuk isu, spekulasi, dan berbagai manuver yang terkadang sulit dibaca publik. Namun di balik riuhnya percakapan politik, selalu ada figur-figur yang bekerja dalam senyap, mengatur ritme, menjaga keseimbangan, dan memastikan mesin kekuasaan tetap bergerak.

Belakangan, ketika wacana pergantian maupun pengisian jabatan strategis di pemerintahan kembali mengemuka, muncul pertanyaan yang menarik untuk dibahas: mengapa nama Sufmi Dasco Ahmad kerap disebut sebagai salah satu figur yang layak menduduki posisi strategis, termasuk Menteri Dalam Negeri?

Pertanyaan itu tidak lahir tanpa alasan. Di ruang publik, jejak digital Dasco kerap menjadi sasaran berbagai tudingan dan spekulasi. Namun seperti lazimnya dinamika politik Indonesia, tidak semua tuduhan yang beredar di ruang maya berakhir menjadi fakta hukum. Hingga hari ini, berbagai dugaan yang pernah diarahkan kepadanya belum pernah terbukti melalui proses hukum yang berkekuatan tetap.

Dalam politik, persepsi memang penting. Namun kekuasaan sering kali lebih ditentukan oleh kapasitas mengelola jaringan, membangun komunikasi, dan menjaga stabilitas politik. Di titik inilah nama Dasco menjadi menarik untuk dicermati.

Sebagai Ketua Harian Partai Gerindra, Dasco menempati posisi yang sangat strategis. Ia bukan sekadar pejabat struktural partai, melainkan salah satu figur yang dipercaya menjaga soliditas organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. Banyak kalangan menilai, kemampuan mengelola mesin politik yang besar merupakan salah satu kekuatan utamanya.

Pengaruh tersebut juga tidak berdiri sendiri. Pengalamannya di bidang hukum melalui Komisi III DPR serta keterlibatannya dalam Mahkamah Kehormatan Dewan membuatnya memiliki jejaring luas dengan berbagai institusi negara. Di sisi lain, posisinya sebagai pimpinan DPR memperkuat kapasitasnya dalam membangun komunikasi antara legislatif dan eksekutif.

Dalam berbagai momentum politik nasional, Dasco juga dikenal memiliki kemampuan menjembatani komunikasi dengan kelompok aktivis, organisasi masyarakat, kalangan media, hingga dunia usaha. Kemampuan merangkul berbagai kelompok inilah yang membuat banyak pihak menilai dirinya memiliki modal politik yang cukup lengkap dibanding banyak tokoh lain di generasinya.

Di lingkungan Gerindra sendiri, Dasco sering dipandang sebagai salah satu sosok yang paling memahami arah dan strategi politik Presiden Prabowo Subianto. Kedekatan dan kepercayaan yang terbangun selama bertahun-tahun menjadikannya bagian penting dari lingkaran pengambilan keputusan politik nasional.

Karena itu, jika ukuran yang digunakan adalah kapasitas politik, kemampuan membangun konsolidasi, pengalaman kelembagaan, serta jaringan yang luas, maka tidak berlebihan apabila nama Sufmi Dasco Ahmad masuk dalam daftar figur yang layak mengemban jabatan strategis di pemerintahan. Bahkan sebagian kalangan berpendapat, kapasitas politik yang dimilikinya tidak hanya memadai untuk posisi Menteri Dalam Negeri, tetapi juga cukup untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.

Pada akhirnya, politik bukan semata soal siapa yang paling sering tampil di depan kamera, melainkan siapa yang mampu menjaga stabilitas, mengonsolidasikan kekuatan, dan memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai arah yang ditetapkan. Dalam konteks itulah, figur yang oleh sebagian kalangan dijuluki "Don Kancil" ini tetap menjadi salah satu pemain penting dalam orkestrasi politik nasional.

Penulis adalah Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

Berita Terkait
Iklan Bangka Terkini