Camping Ground Tikus Emas

Komisi X DPR RI Serap Aspirasi Pendidikan di Babel, Hidayat Arsani Soroti Kekurangan Guru dan SMA

17, April 2026 - 03:25 AM
Reporter : adithan
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menerima kunjungan kerja Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian beserta rombongan di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu (16/4/2026).
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menerima kunjungan kerja Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian beserta rombongan di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu (16/4/2026).
PANGKALPINANG, BANGKATERKINI – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menerima kunjungan kerja Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian beserta rombongan di Gedung Terminal VIP Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Rabu (16/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyerap berbagai masukan dari daerah, khususnya terkait sektor pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gubernur Hidayat Arsani menilai audiensi singkat tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat arah kebijakan pendidikan nasional. Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk menyampaikan kondisi riil pendidikan di daerah, termasuk berbagai tantangan yang masih dihadapi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan kerja ini. Audiensi ini memiliki substansi yang penting sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan pendidikan nasional,” ujar Hidayat Arsani. Ia berharap hasil kunjungan kerja Komisi X DPR RI di Provinsi Babel dapat menjaring berbagai aspirasi daerah, terutama terkait pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Hetifah Sjaifudian menyampaikan bahwa diskusi bersama Gubernur Babel menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi pendidikan di daerah. Hal itu, menurutnya, akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama para pemangku kepentingan terkait.

“Hari ini kami berkunjung ke Provinsi Babel dan berharap ada berbagai masukan, terutama di bidang pendidikan. Tadi kami sudah berdiskusi singkat dengan Pak Gubernur dan akan dilanjutkan dengan diskusi yang lebih lengkap bersama stakeholder terkait kondisi pendidikan di Babel,” ujarnya.

Hetifah menjelaskan, Komisi X DPR RI saat ini tengah melakukan revisi terhadap Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Karena itu, berbagai persoalan yang dihadapi daerah menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan ke depan. Sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya kekurangan tenaga guru serta kebutuhan pembangunan sekolah baru, khususnya untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Masih ada daerah-daerah yang belum terlayani untuk pendidikan menengahnya. Ini menjadi catatan penting kami. Semoga masukan dan harapan masyarakat terkait kualitas dan akses pendidikan di Babel menjadi perhatian dari pemerintah,” jelasnya, seraya berharap aspirasi masyarakat Babel dapat menjadi pertimbangan serius dalam kebijakan pendidikan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Hidayat Arsani juga menerima audiensi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Babel Deddy Yudistira bersama pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pertemuan ini membahas penguatan sinergi pengawasan serta percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk peningkatan tata kelola pemerintahan, program pengawasan keuangan, dan optimalisasi pelaksanaan program pembangunan. Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Babel untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta menilai peran BPKP penting dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)