Camping Ground Tikus Emas

RSUD Ibnu Saleh di Resmikan

30, November 2022 - 09:31 PM
Reporter : adithan
RSUD Ibnu Saleh di Resmikan
RSUD Ibnu Saleh di Resmikan

BANGKA TERKINI, BANGKA TENGAH - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Ir. H. Ibnu Saleh yang berada di Desa Namang Kecamatan Namang yang sebelumnya bernama Rumah Sakit Umum Daerah Pratama kini sudah di resmikan oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, yang telah beroperasional sejak bulan april 2022 lalu.

Yang mana peresmian ini bertepatan dengan digelar acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58.

Ibnu Saleh sendiri merupakan mantan Bupati Bangka Tengah yang telah banyak mencurahkan segenap pikiran, tenaga dan jiwa raganya dalam kemajuan bumi Selawang Segantang tersebut.

"Ini ada wujud penghargaan dan apresiasi kami kepada sosok beliau atas pengabdiannya untuk Bangka Tengah," ujar Algafry Rahman.

Bupati menyebutkan perubahan nama tersebut telah melalui izin dari pihak keluarga Almarhum Ibnu Saleh.

"Dirinya berharap, RSUD Ibnu Saleh ini dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan terus berkembang menjadi lebih baik, dan harus tetap meningkatkan serta memberikan pelayanan kesehatan terbaik nan maksimal kepada masyarakat," harap Bupati.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit  Ibnu Saleh dr. Dianing Kiswari menyebutkan RSUD Ibnu Saleh sudah melayani berbagai macam pelayanan kesehatan seperti UGD 24 jam, rawat jalan dan rawat inap.

"Pihaknya juga memiliki pelayanan unggulan seperti elektronik rekam medis dan aplikasi pendaftaran online sehingga memungkinkan pasien mendaftar terlebih dahulu dari rumah sebelum datang berobat ke rumah sakit," jelasnya.

RSUD Ibnu Saleh juga memiliki fasilitas pelayanan poli spesialis seperti poli spesialis kebidanan, poli spesialis anak, spesialis penyakit dalam dan ada pelayanan radiologi.

"Dirinya berharap agar tipe RSUD Ibnu Saleh bisa meningkat sehingga dapat menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Bangka Tengah," pungkasnya.

Selain peresmian pihak rumah sakit Ibnu Saleh juga memberikan penghargaan kepada sejumlah desa yang telah 100 persen stop ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar dan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. (BOM)